Supporting The First Smart Green House in Indonesia with Green Energy
Menggunakan Solar Panel untuk Kebutuhan Perawatan Tanaman di Green House Kudus, Jawa Tengah

Besarnya peluang pertanian di Indonesia, memacu niat Bapak Stefanus Rangga untuk mulai serius dengan karirnya di bidang pertanian. Menurutnya, pertanian terbuka memiliki kendala banyaknya variabel yang sulit dikontrol seperti angin, cahaya, suhu, air, udara, dan hama. Hingga akhirnya ia mencoba beralih ke pertanian dengan sistem modern. Berbekal pembelajaran dari perusahaan Israel “Netafim” ia mendirikan Green House berbasis teknologi pertama di Indonesia bernama Laguna Green House pada tahun 2017. Menggunakan teknologi ozon dan sterilisasi agar lingkungan higienis dari faktor eksternal.


Menggunakan sistem Misting yang mampu mengendalikan temperatur ruangan agar menyerap panas yang berlebih. Sebagian aktivitas kebun yang sudah menggunakan teknologi yang terkomputerisasi dan mampu merekam data setiap tanaman. Seperti kebutuhan penyiraman menggunakan drip irrigation, dimana jumlah air dan waktu penyiraman yang diatur sesuai umur tanaman dan pengadukan pupuk organik cair sehingga pemberian pupuk sesuai kebutuhan, umur, masa pertumbuhan, dan dosis tanaman. Produk melon dari Laguna Green House ini terjamin pesticide and fungicide free. Agar membentuk kepercayaan bagi konsumen mengenai buah yang dikonsumsi, setiap buah memiliki QR Code tersendiri untuk pencatatan data dan riwayat tanaman.

Canggihnya perawatan tanaman dengan sistem yang sudah terkomputerisasi ini memerlukan biaya operasional yang cukup tinggi. Sebagai solusi yang sejalan dengan konsep green house ini, konsep green energy sebagai pilihan untuk solusi permasalahan listrik di kebun. Keyakinan pemasangan solar panel didasari penggunaan solar panel sebagai konservasi energi paling mudah karena sumber energi yang berasal dari matahari dan terus menerus mendapatkan penyinaran, sangat menjanjikan untuk masa depan karena dapat dipasang dimana saja tanpa. Tingginya penyinaran sinar matahari di Kudus menyebabkan penghematan pembayaran listrik hingga 25% dari tagihan sebelumnya padahal hanya mengandalkan kapasitas penyerapan energi dari 12 panel saja. Perkebunan ini tidak hanya menjaga keberlanjutan lingkungan dari sisi produksi tanaman saja.


Laguna Green House juga menjaga lingkungan dengan menerapkan energi hijau dari solar panel untuk menopang kelistrikan yang digunakan untuk kebun. Terciptanya pertanian yang sehat, juga didasari oleh aktivitas kelistrikan di kebun yang bersih pula.

Maintaining the Quality of Milk with Hybrid Solar Energy System
Pemasangan Solar Panel di Peternakan Desa Jatirejo, Semarang